JAKARTA - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang melesat pada perdagangan sebelumnya menjadi sorotan utama pelaku pasar.
Setelah berhasil ditutup di zona hijau pada Rabu, 11 Februari 2026, pelaku pasar kini mencermati peluang lanjutan pada perdagangan Kamis, 12 Februari 2026. Kinerja indeks yang impresif membuka ruang bagi sejumlah saham potensial untuk kembali melanjutkan tren bullish.
IHSG pada perdagangan kemarin ditutup menguat 1,96% di posisi 8.290. Sepanjang sesi, indeks bahkan sempat menyentuh level tertinggi intraday di 8.290. Sementara itu, level terendah sempat tercatat di 8.118 pada sesi perdagangan pagi.
Pergerakan tersebut mencerminkan adanya optimisme kuat dari pelaku pasar, terutama setelah tekanan sempat muncul di awal perdagangan. Berikut rangkuman lengkap pergerakan IHSG dan rekomendasi saham hari ini.
IHSG Ditutup Menguat di Level Tertinggi Intraday
Perdagangan Rabu, 11 Februari 2026 menjadi momentum penting bagi pasar saham domestik. IHSG berhasil menutup sesi di posisi tertinggi sepanjang hari, yakni 8.290 intraday. Capaian ini mempertegas tren bullish yang sedang berlangsung.
Pada sesi pagi, indeks sempat bergerak di area terendah 8.118. Namun, tekanan tersebut tidak berlangsung lama. Aksi beli yang masif mendorong indeks kembali menguat hingga penutupan perdagangan.
Keberhasilan IHSG mempertahankan penguatan hingga akhir sesi memperlihatkan bahwa sentimen pasar masih cukup solid. Hal ini menjadi dasar bagi pelaku pasar untuk mencermati peluang lanjutan di perdagangan hari ini.
Sektor Energi dan Konsumen Non Primer Jadi Motor Penggerak
Penguatan IHSG tidak terjadi tanpa katalis. Sejumlah sektor menjadi pendorong utama reli pasar. Saham–saham energi, konsumen non primer, dan perindustrian tampil dominan dalam menopang kenaikan indeks.
Sektor energi mencatat penguatan paling optimistis dengan kenaikan mencapai 5,94%. Disusul sektor konsumen non primer yang naik 5,34% serta sektor perindustrian yang menguat 3,91%. Lonjakan signifikan pada sektor-sektor tersebut menunjukkan adanya minat beli yang kuat dari investor.
Dominasi sektor energi juga memperlihatkan adanya pergeseran minat pasar terhadap saham-saham berbasis komoditas dan sumber daya alam. Sementara itu, sektor konsumen non primer menunjukkan optimisme terhadap daya beli dan prospek pertumbuhan ekonomi.
Volume Transaksi dan Frekuensi Perdagangan Meningkat
Selain dari sisi pergerakan indeks, aktivitas transaksi juga menunjukkan dinamika yang kuat. Volume perdagangan didominasi pembelian secara masif, menyentuh 62,05 miliar saham. Nilai transaksi total Bursa mencapai Rp29,8 triliun.
Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 3,4 juta kali transaksi. Data tersebut memperlihatkan tingginya partisipasi pelaku pasar dalam merespons sentimen positif.
Dari sisi pergerakan saham, sebanyak 544 saham menguat. Sementara 156 saham mengalami pelemahan, dan 122 saham tercatat stagnan. Komposisi ini menegaskan bahwa penguatan pasar bersifat luas dan tidak hanya ditopang oleh segelintir saham berkapitalisasi besar.
Keberhasilan IHSG menguat di zona hijau kemarin, membuat sejumlah saham potensial dan saham pilihan menjadi menarik dicermati melanjutkan tren bullish saham uptrend, telisik rekomendasi saham hari ini Kamis, 12 Februari 2026.
Rekomendasi Saham dari Sejumlah Sekuritas
Sejumlah broker merilis daftar saham pilihan yang layak dicermati pada perdagangan hari ini. Rekomendasi ini mempertimbangkan faktor teknikal, momentum pasar, serta prospek pergerakan jangka pendek.
Berikut rekomendasi saham hari ini yang dirangkum dari sejumlah broker:
BRI Danareksa Sekuritas
ELSA
LEAD
PSAB
BNI Sekuritas
BUMI
MAPA
BREN
BBCA
MDKA
ANTM
Phillip Sekuritas
ENRG
EXCL
UNTR
MNC Sekuritas
ANTM
PANI
TLKM
UNVR
CGS International Sekuritas
INCO
NCKL
ANTM
TLKM
MBMA
BRMS
Phintraco Sekuritas
WIFI
BBYB
HRUM
NCKL
AADI
Panin Sekuritas
MYOR
KLBF
MIKA
Mirae Asset Sekuritas
ANTM
ISAT
PTRO
Beberapa saham seperti ANTM dan TLKM muncul dalam lebih dari satu daftar rekomendasi. Hal ini dapat menjadi indikasi adanya konsensus positif dari berbagai analis terhadap potensi pergerakan saham tersebut.
Peluang Lanjutan Tren Bullish
Dengan posisi IHSG yang berada di area tinggi dan ditopang volume transaksi besar, peluang kelanjutan tren bullish masih terbuka. Namun demikian, pelaku pasar tetap perlu mencermati dinamika eksternal maupun sentimen domestik yang berpotensi memengaruhi arah indeks.
Pergerakan indeks yang telah menguat signifikan juga membuka kemungkinan terjadinya aksi ambil untung (profit taking) pada saham-saham tertentu. Oleh karena itu, strategi selektif menjadi penting dalam menentukan pilihan investasi.
Rekomendasi saham dari berbagai sekuritas dapat menjadi referensi awal. Namun, keputusan investasi tetap perlu disesuaikan dengan profil risiko dan strategi masing-masing investor.
IHSG yang berhasil menguat 1,96% ke level 8.290 pada Rabu, 11 Februari 2026 menunjukkan kekuatan pasar yang solid. Dengan dukungan sektor energi, konsumen non primer, dan perindustrian, serta tingginya volume transaksi, pasar saham domestik memasuki fase optimistis.
Kini perhatian tertuju pada perdagangan Kamis, 12 Februari 2026. Apakah tren bullish berlanjut atau terjadi konsolidasi, akan sangat bergantung pada dinamika pasar hari ini.